Minggu, 26 April 2015

LATAR BELAKANG PERGERAKAN NASIONAL INDONESIA
Pergerakan

Maksud dari "pergerakan" di sini meliputi segala macam aksi dengan mengggunakan "organisasi modern" untuk menentang penjajahan dan mencapai kemerdekaan. Dengan organisasi ini menunjuk bahwa aksi tersebut disusun secara teratur dalam arti ada pemimpinnya, anggota, dasar dan, tujuan yang ingin dicapai. Penggunaan organisasi modern ini menunjukkan adanya perbedaan dengan upaya melawan penjajah sebelum tahun 1908.


b Nasional

  



Istilah "nasional" menunjuk sifat dari pergerakan, yakni semua aksi dengan organisasi modern yang mencakup semua aspek kehidupan, seperti ekonomi, sosial, politik, budaya dan kultural dengan tujuan yang sama, yakni melawan penjajahan untuk digantikan dengan kekuasaan yang dipegang oleh bangsa Indonesia sendiri. 

Istilah ”nasional” dalam hal ini oleh Sartono Kartodirdjo (1990) diartikan sebagai kata sifat dari suatu "nation" yang menunjukkan kumpulan individu-individu yang disatukan oleh ikatan politik, bahasa, kultural, dan sebagainya.
c. Indonesia

Nama "Indonesia" yang digunakan berfungsi sebagai simbolis di dalam sejarah pergerakan nasional dan dengan makin majunya pergerakan nasional, maka sebutan "Indonesia" merupakan keharusan. Berdasarkan keterangan tersebut dapat dimengerti bahwa sejarah pergerakan nasional adalah bagian dari sejarah Indonesia yang meliputi periode sekitar 40 tahun yang dimulai sejak lahirnya Budi Utomo ( BU) sebagai organisasi nasional yang pertama sampai dengan terbentuknya bangsa Indonesia 1945 yang ditandai oleh Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Tidak dapat dipungkiri bahwa sejarah pergerakan nasional sebagai fenomena historis adalah hasil dari perkembangan faktor ekonomi, sosial, politik, kultural, dan religius dan di antara faktor-faktor itu saling terjadi interelasi. Sejarah pergerakan nasional yang dimulai dari berdirinya Budi Utomo (BU) sampai dengan tercapainya kemerdekaan 1945 dapat dibagi menjadi beberapa masa, seperti berikut.

1) Masa Awal Perkembangan, yang ditandai dengan berdirinya oraginisasi seperti Budi Utomo (BU), Sarekat Islam (SI), dan Indische Partij (IP).
2) Masa Radikal, ditandai dengan berdirinya Partai Komunis Indonesia (PKI), Partai Nasional Indonesia (PNI) dan Perhimpunan Indonesia (IP).
3) Masa Bertahan, ditandai dengan berdirinya Fraksi Nasional, Petisi Sutardjo, dan Gabungan Politik Indonesia (GAPI).

Lahirnya pegerakan pasional Indonesia tidak terlepas dari peristiwa-peristiwa di Benua Asia saat itu.
a. Faktor Intern

1) Adanya penjajahan yang mengakibatkan penderitaan dan kesengsaraan sehingga menimbulkan tekad untuk menentangnya.
2) Adanya kenangan akan kejayaan masa lampau, seperti zaman Sriwijaya dan Majapahit.
3) Munculnya kaum intelektual yang kemudian menjadi pemimpin pergerakan nasional.
b. Faktor Ekstern

1) Adanya All Indian National Congress 1885 dan Gandhiisme di India.
2) Adanya Gerakan Turki Muda 1908 di Turki.
3) Adanya kemenangan Jepang atas Rusia (1905) menyadarkan dan membangkitkan bangsa-bangsa Asia untuk melawan bangsa-bangsa Barat.
4)  Munculnya paham-paham baru di Eropa dan Amerika yang masuk ke Indonesia, seperti liberalisme, demokrasi, dan nasionalisme mempercepat  timbulnya nasionalisme Indonesia.

Demikianlah Materi Pengertian dan Latar Belakang Lahirnya Pergerakan Nasional Indonesia, selanjutnya cermati juga materi Organisasi Pergerakan Nasionalsemoga bermanfaat.

                                                          Sumber: www.google.com
                                                                         http://www.materisma.com/2014/01/pengertian-dan-latar-belakang-lahirnya.html             


TOKOH-TOKOH PERGERAKAN NASIONAL

Pahlawan – pahlawan Pergerakan Nasional Indonesia  

ABDUL MUIS
Lahir di Bukittinggi, 3 – 7 – 1883
Wafat di Bandung, 17 – 6 – 1959   
Makam di TMP Cikutra, Bandung  

K.H ABDUL WAHID HASYIM
   


Lahir di Jombang, 1 – 6 – 1914
Wafat di Cimahi, 19 – 4 – 1953
Makam di Tebu Ireng, Jombang  


HAJI AGUS SALIM
  


Lahir di Kotagedang, 8 – 10 – 1884
Wafat di Jakarta, 4 – 11 – 1954
Makam di TMP Kalibata, Jakarta  

KH.AHMAD DAAHLAN
   


Lahir di Kotagedang, 8 – 10 – 1884
Wafat di Jakarta, 4 – 11 – 1954
Makam di TMP Kalibata, Jakarta    

Dr. CIPTOMANGUNKUSUMO
  

Lahir di Ambarawa, 1886
Tokoh Tiga Serangkai
Pendiri Indische Partij
Wafat di Jakarta, 8 – 3 – 1943
Makam di TMP Watuceper, Ambarawa  

Dr. DANUDIRJA SETIABUDI
   

Lahir di Pasuruan, 28 – 10 – 1879
Wafat di Bandung, 28 – 8 – 1950
Makam di TMP Cikutra, Bandung  

R. DEWI SARTIKA
  

Lahir di Bandung, 4 – 12 – 1884
Pengikut dan penerus cita – cita Kartini
Wafat di Bandung, 11 – 9 – 1947
Makam di Karanganyar, Bandung

HAJI FAKHRUDDIN
  


                                        Lahir di Yogyakarta, 1890
Wafat di Yogyakarta, 28 – 2 – 1929
Makam di TMP Kuncen, Yogyakarta    

K.H HASYIM ASYARI
  

Lahir di Demak, 20 – 4 – 1875
Pendiri NU, 1926
Wafat di Tebu Ireng, 25 – 7 – 1947
Makam di Tebu Ireng, Jombang   

Ir. H. JUANDA KARTAWIJAYA
    


Lahir di Demak, 20 – 4 – 1875
Pendiri NU, 1926
Wafat di Tebu Ireng, 25 – 7 – 1947
                                        Makam di Tebu Ireng, Jombang

RADEN AJENG KARTINI
   


Lahir di Jepara, 21 – 4 – 1879
Pelopor kemajuan perempuan Indonesia
Bukunya “Habis Gelap Terbitlah Terang”
Wafat di Rembang, 17 – 9 – 1904
Makam di Rembang    

KI HAJAR DEWANTARA
    

Lahir di Yogyakarta, 2 – 5 – 1899
Tokoh Pendidikan Nasional
Pendiri Taman Siswa di Yogyakarta, 1922
Wafat di Yogyakarta, 28 – 4 – 1959
Makam di Wijayabrata, Yogyakarta  


MARIA WALANDA MARAMIS
       


Lahir di Kema, 1 – 12 – 1872
Wafat di Manado, Maret 1924
                                     Makam di Maumbi, Manado

K.H MAS MANSUR
   

Lahir di Surabaya, 25 – 6 – 1896
Wafat di Surabaya, 25 – 4 – 1946
Makam di Gipa   

MUHAMMAD HUSNI THAMRIN
     

Lahir di Jakarta, 16 – 2 – 1894
Wafat di Jakarta, 11 – 1 – 1941
Makam di Karet Kubur, Jakarta   

PROF. MUHAMMAD YAMIN
    


Lahir di Sawahlunto, 28 – 3 – 1903
Wafat di Jakarta, 17 – 10 – 1962
Makam di Sawahlunto    

H.O.S. COKROAMINOTO
       


Lahir di Madiun, 1883
Pendiri Sarekat Islam, 1912
Wafat di Surabaya, 17 – 12 – 1934
Makam di TMP Kuncen, Yogyakarta  

HAJI SAMANHUDI
    


Lahir di Srandakan, 1868
Pendiri dan penggerak Sarekat Dagang Islam, 1911
Wafat di Klaten, 28 – 12 – 1956
                                         Makam di Srandakan, Solo    

SUKARJO WIRYOPRANOTO
    


Lahir di Cilacap, 5 – 6 – 1903
                                   Wafat di New York, 23 – 10 – 1962
Makam di TMP Kalibata  

SUPENO
   

Lahir di Nganjuk, 24 – 2 – 1949
Wafat di Semaki, Yogyakarta    

SURYOPRANOTO   
       


Lahir di Yogyakarta, 1871
Wafat di Cimahi, 15 – 10 – 1959
Makam di Kotagede, Yogyakarta     

Dr. SUTOMO
      


Lahir di Nganjuk, 30 – 7 – 1888
Pendiri Budi Utomo
Wafat di Surabaya, 30 – 5 – 1938
Makam di Surabaya    

SUTAN SYAHRIR
    


Lahir di Padangpanjang, 5 – 3 – 1909
Wafat di Zurich Swiss, 9 – 4 – 1966
Makam di TMP Kalibata, Jakarta    

WAGE RUDOLF SUPRATMAN
    



Lahir di Jakarta, 9 – 3 – 1903
Pencipta lagu Indonesia Raya
Wafat di Surabaya, 17 – 8 – 1938
Makam di Surabaya   

K.H. ZAINAL MUSTOFA
   



Lahir di Singaparna, 1899
Wafat di Jakarta, 28 – 3 – 1945
Makam di Ereveld Ancol, Jakarta   

KH. ZAINUL ARIFIN
    

KH. Zaenul Arifin
Lahir di Barus, 1909
Wafat di Jakarta, 2 – 3 – 1963
Makam di TMP Kalibata, Jakarta

Sumber:www.google.com
             https://anakaseliindonesia.wordpress.com/2012/10/25/pahlawan-pahlawan-pergerakan-nasional-indonesia/



Tidak ada komentar:

Posting Komentar