Senin, 26 Oktober 2015

RESENSI BUKU SOEHARTO & BARISAN JENDERAL ORBA




Judul buku      : Soeharto & Barisan Jenderal ORBA
Penulis             : David Jenkins
Halaman          : 384 halaman
Penerbit           : Komunitas Bambu
Tahun Terbit    : 2010

Buku ini begitu rinci mengupas sepak terjang dan kepiawaian Soeharto sebagai dalang jenderal-jenderalnya yang sangat setia dan mendominasi kelompok elite Orde Baru. Dikisahkan bagaimana Soeharto memainkan mereka dalam perang melawan jenderal sakit hati yang menentang kekuasaan Orde Baru, dan mengisahkan kembali bagaimana pembagian jatah kekuasaan dalam pemerintahan Orde Baru, juga latar belakang kuat yang sebenarnya, mengapa kekuatan ABRI begitu kuat dalam bagian pemerintahan, dalam buku ini juga di ceritakan tentang kepribadian Soeharto yang terlihat lembut di luarnya, namun memiliki misi kaku dalam tujuan pemerintahannya.
Soeharto menghabiskan tahun-tahun sejak 1965 untuk memperluas dan mempertahankan kekuasaannya. Ia mendominasi kabinet jajaran birokrasi negara, serta mendominasi ABRI dan menguasai sepenuhnya Menteri pertahanan dan keamanan serta Panglima Kopkamtib yang berkuasas dalam pemulihan keamanan dan ketertiban. Soeharto merupakan tokoh sentral di Golkar, suatu organisasi politik yang didukung oleh militer AD dengan cara melumpuhkan dua partai “oposisi”. Soeharto juga mendominasi seluruh bagian badan yudisial yang melemah dengan memdudukan kolega lamanya di posisi kunci. Hal ini dalam kenyataannya terjadi pada Soeharto sebagaimana halnya pada Soekarno. Secara resmi Soeharto mempengaruhi masyarakat seperti tanpa batas.
Kelebihan buku ini adalah menggali dengan terperinci fakta-fakta orde baru, dan tidak menutupi kenyataan, dan memberikan perpaduan informasi sejarah dan hubungannya dengan penjelasan politik dan militer, disajikan dengan bahasa yang tidak sulit di mengerti.
Kekurangan buku ini adalah terkadang terlalu menyudutkan Soeharto dan jajaran pemerintahan Orde Baru, sehingga lebih menghasilkan pandangan negatif bagi pemerintahan masa itu.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar