Minggu, 23 Agustus 2015

ABDUL KADIR WIJOYOATMOJO   

   
 Raden Abdulkadir Widjojoatmodjo (lahir di Salatiga, 18 September 1904 – meninggal di Den Haag, Belanda,24  Desember 1942 pada umur 88 tahun) adalah seorang Belanda-Indonesia dari Jawa, tentara dan diplomat.
PERJALANAN KARIERNYA
Dia menghadiri sekolah Belanda dan mengikuti pelatihan Indologis di Universitas Leiden di bawah Christian Snouck Hurgronje yang merekomendasikan dia kepada Dewan Homegrown. Di sana ia bekerja sebagai administrator. Pada tahun 1919 ia menjadi sekretaris kedutaan besar Belanda di Jeddah di Kerajaan Arab Saudi sejak 1916. Pada tahun 1932 ia menjadi wakil konsul di Mekkah dan karenanya wakil Belanda tertinggi. Tepat sebelum pecahnya Perang Dunia II ia adalah seorang pegawai senior di New Guenia.
Dari bulan Maret 1944 ia adalah seorang konsultan dalam pelayanan umum Letnan Gubernur Jenderal Hubertus Van Mook bahwa pemerintah Belanda dari luar Hindia Belanda mencoba untuk memulihkan dengan Belanda Nederlansch Indies Civil Administration (NICA), dari 1946 Sekutu Militer Administrasi Sipil Urusan Cabang (AMACAB) dan setelah kepergian pasukan Inggris Departemen Administrasi Temporary). Dia sementara ketika Van Mook masih pada akhir perang, tokoh otoritas tertinggi di Belanda Hindia Belanda di Brisbane. Dia juga memainkan peran dalam pemulihan otoritas di India timur. Dia diangkat penduduk (sebagai kolonel dalam KNIL) dari Maluku.
MENGAPA ABDUL KADIR WIJOYOATMOJO MENJADI WAKIL BELANDA DI PERJANJIAN RENVILLE?
1.     Karena Belanda ingin menunjukan kepada dunia internasional bahwa Indonesia sudah dalam pengaruh Belanda,, dan pengaruhnya sudah mendominasi hingga ke dasar.
2.     Abdul Kadir Wijoyoatmojo adalah orang yang memihak Belanda

NAMA NAMA PALAWAN INDONESIA YANG DIJADIKAN NAMA JALAN DI BELAHAN DUNIA
1.     Jalan Soekarno Di Maroko Dan Mesir
  

Rue Soukarno, adalah nama sebuah jalan di Maroko sebagai penghargaan kepada Soekarno yang diberikan oleh raja Maroko  atas perannya yang mengizinkan kitab karya ulama Maroko yang dijadikan bahan rujukan wajib di berbagai pesantren di Indonesia.
Pemimpin Mesir kala itu, Gamal Abdel Nasser memberikan penghargaan kepada Soekarno dengan membuat nama jalan di Mesir dengan namaAhmed Sokarno St. atas hubungan baik antara Indonesia dan Mesir. Bahkah hubungan baik ini sampai tercetus Konferensi Asia Afrik di Bandung. Dan nama Admed di depan nama Sokarno tersebut diberikan oleh para mahasiswa Indonesia yang belajar di Mesir untuk menegaskan bahwa Soekarno adalah seorang Muslim.


2. Jalan R. A. Kartini Di Belanda


R. A. Kartini adalah pahlawan yang memperjuangkan harkat dan martabat para perempuan dengan karyanya “Habis Gelap Terbitlah Terang” yang disusun oleh Menteri Kebudayaan Agama Dan Kerajinan Hindia Belanda saat itu. Kemudian kerajaan Belanda memberikan penghargaan kepada Kartini dengan membuat nama jalan dengan R. A. Kartinistraat. Tidak hanya 1 tapi 3 buah jalan di Belanda menggunakan nama Kartini.

3. Jalan Mohammad Hatta Di Belanda


Pahlawan lainnya yang diabadikan sebagai nama jalan di Belanda adalah mantan Wakil Presiden RI, Mohammad Hatta atas peran pentingnya pada kemerdekaan Indonesia dengan nama jalan Mohammed Hattastraat.

4. Jalan Munir Di Belanda


Baru-baru ini di Belanda mengangkat seorang pejuang hak asasi manusia dari Indonesia dan mengabadikannya sebagai nama jalan. Adalah Munir Said Thalib seorang pejuan hak-hak asasi manusia Indonesia yang meninggal dalam perjalanya menuju Amsterdam Belanda karena keracunan makanan. Nama Munir dijadikan nama sebuah jalan dengan nama Munirstraat.

KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN DIPLOMASI YANG DI LAKUKAN INDONESIA PASCA KEMERDEKAAN

 Keuntungan :

  1. 1   Kemungkinan besar untuk mendapat dukungan dan pengakuan dari dunia internasional mengenai kemerdekaan Indonesia.
  2. 2.       Mempertahankan kemerdekaan RI dari segala usaha Belanda untuk kembali di bumi Indonesia,
  3. 3.      Dapat menyelasikan masalah dengan cara damai dan melalui kesepakatan, maupun dengan mediasi dibantu oleh pihak ke tiga.

Kerugian :
  1. 1.       Pihak yang dominan dalam berdiplomasi kemungkinan besar akan memenangkan hal yang di permasalahkan, walaupun  masalah tersebut dinilai dari berbagai sisi kurang adil.








Tidak ada komentar:

Posting Komentar